Bupati Pamekasan Akan Jihad Program Pemberdayaan pada Rakyat

oleh -
Bupati Pamekasan Baddrut Tamam saat menghadiri acara Maulid Nabi di Pamekasan.

PENAWARTA.COM – Bupati Pamekasan Baddrut Tamam menyatakan, dirinya akan memanfaat amanah yang dipercayakan masyarakat untuk memimpin Pamekasan dengan melakukan jihad program pemberdayaan pada rakyat Pamekasan.

Menurut bupati, Indeks Pembangunan Manusia (IPM) di Kabupaten Pamekasaan saat ini masih rendah, yakni masih berada di posisi ke-6 dari bawah.  Atas dasar tersebut kepemimpinan dirinya di tahun 2019 ini adalah jihad program.

“Artinya, bagaimana memperjuangkan hak-hak rakyat yang manfaatnya dapat dirasakan langsung,” kata Baddrut Tamam kepada wartawan di Pamekasan, Jumat (4/1/2019).

“Jihad kita di 2019 adalah jihad program berjuang yang maslahah yang memiliki dampak langsung untuk umat dan rakyat, dan dirasakan langsung oleh masyarakat. Sehingga kedepan profesional, efisien, efektif, cepat, gesit dan memiliki manfaat yang luar biasa kepada umat dan rakyat,” kata RBT sapaan akrab Bupati Baddrut Tamam.

Bupati muda ini mengatakan, salah satu contohnya, keberadaan Mall Pelayanan Publik (MPP) yang dapat diwujudkan belum seratus hari kerja yakni pelayanan satu atap yang terletak di lantai Dasar Gedung Islamic Center jl raya Panglegur.

Menurutnya, Mall Pelayanan Publik yang telah diresmikan pada 17 Desember 2018 lalu adalah satu-satunya di Indonesia dapat diperkenalkan langsung oleh Bupati di awal masa kepemimpinannya. Sebab, di sejumlah kabupaten kota se Indonesia, hanya di Pamekasan yang mampu meluncurkan di sebelum 100 hari kerja.

Untuk menurunkan IPM diatas, Bupati Baddrut Tamam membutuhkan dukungan dari semua pihak, baik dari jajaran Organisasi Perangkat Daerah, DPRD setempat, tokoh ulama serta seluruh masyarakat di Kabupaten Pamekasan. (PW/AR/04/01/2019)