Program TMMD Pembuatan Bronjong adalah Solusi Mengatasi Longsor Bagi Warga

PENAWARTA.COM – PAMEKASAN, TNI Manunggal Membangun Desa (TMMD) ke-103 memasuki ke 23 hari Pengerjaan terus di fokuskan dalam pembangunan bronjong apalagi saat sekarang di lokasi TMMD memasuki musim penghujan, Selasa ( 06/11/18 ).
Dan SSK TMMD ke 103 Pasanggar Pamekasan Kapten Cba Guntur mengatakan, dipilihnya kawat bronjong dalam pembangunan bronjong, karena bronjong yang terbuat dari kawat baja lebih kuat dan kokoh dalam kegunaanya, serta lebih tahan lama.
“Kemudian apa yang dimaksud dengan bronjong itu sendiri adalah kotak yang terbuat dari anyaman kawat baja berlapis seng yang pada penggunaannya diisi batu-batu untuk mencegah erosi yang dipasang pada tebing-tebing jalan dan tepi-tepi sungai,” ungkapnya.
Adapun kegunaan dari pada bronjong itu sendiri, lanjutnya, sebagai penahan tebing di pinggiran sungai atau jalan. Sedangkan bronjong kawat diisi bebatuan untuk menahan tanah agar tidak mudah longsor, sehingga tebing sungai atau jalan pada pelaksanaan pekerjaan normalisasi jalan tidak mudah tergerus air hujan yang deras.
“Pembuatan bronjong banyak digunakan karena biayanya lebih murah dan efisiensi,” ungkapnya.
Pasiter Kodim 0826/Pamekasan Kapten Inf Samsul mengatakan, tujuan dari pada pembuatan bronjong karena biaya lebih murah. Cara pembuatannya lebih cepat dan bisa di rasakan langsung oleh masyarakat.
“Mengingat cuaca saat sekarang sudah memasuki musim penghujan sehingga pembutan bronjong adalah solusi yang tepat dan cepat,” jelasnya. (PENAWARTA-03)

Tinggalkan Balasan

Your email address will not be published.